e-Conference of Sanata Dharma University, 

Font Size: 
TEORI DEKONSTRUKSI DAN DEKONSTRUKSI TEORI: STRATEGI PEMBELAJARAN ALTERNATIF PADA TEORI-TEORI SEJARAH KONTROVERSIAL PERISTIWA 1965
Fileksius Gulo

Last modified: 2019-02-01

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: pertama, mendeskripsikan tentang (perkembangan) teori dekonstruksi dan keterkaitannya dengan konstruksi teori-teori sejarah yang kontroversial. Kedua, menguraikan hubungan komparatif antara teori dekonstruksi dan dekonstruksi teori dengan strategi pembelajaran sejarah alternatif (teks, konteks, dan intertekstual). Ketiga, menjelaskan implementasi dari teori dekonstruksi untuk mendekonstruksi teori-teori sejarah yang kontroversial pada peristiwa 1965 (Teori PKI, Teori AD, Teori Sukarno, Teori CIA, Teori Suharto, Teori Chaos dan Teori Sjam). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis faktual dengan metodologi penelitian pendidikan sejarah, yakni terdiri dari tahap-tahap pemilihan topik, pengumpulan data (heuristik), kritik dan verifikasi data, interpretasi dan analisis data serta penulisan laporan penelitian (historiografi). Hasil dari penelitian ini akan mendeskripsikan, menguraikan dan menjelaskan sesuai dengan tujuan penelitian di atas.

DOI: doi.org/10.24071/snfkip.2018.10


Keywords


teori dekonstruksi, pembelajaran alternatif, sejarah kontroversial, peristiwa 1965

Full Text: PDF (82-96)