Last modified: 2019-02-01
Abstract
Sisi ekonomi masyarakat yang tergolong rendah yaitu sebagai buruh penambang pasir yang kurang memahami sistem ekonomi berdampak pada semangat siswa dalam meraih cita-cita yang akan berhenti hanya sebatas pekerjaan orangtuanya. Banyak dari siswa beranggapan bahwa mendapatkan penghasilan harus bekerja kepada pihak lain. Siswa juga tidak memahami pengetahuan entrepreneurship yang justru lebih penting sebagai bekal untuk menghadapi tantangan abad 21 dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Program ini bertujuan untuk membangun karakter entrepreneurship pada siswa-siswi SD Sanjaya Tritis, Purwobinangun, Pakem, Sleman, DIY melalui aktivitas keterampilan tangan kreatif. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan entrepreneurship pada anak, menghasilkan modul pendidikan entrepreneurship, terlaksananya pameran hasil karya serta memunculkan pendidikan entrepreneurship di SD Sanjaya Tritis. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi: 1) Pemodelan, 2) Mentoring guru, 3) Pendampingan dan pendeketan pada anak, 4) Pelatihan keterampilan tangan, 5) Penghargaan hasil karya, 6) Monitoring dan evaluasi. Secara keseluruhan pengetahuan entrepreneurship pada anak di SD Sanjaya Tritis mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi baik untuk kelas III dan kategori baik menjadi sangat baik untuk kelas IV dan V. Kemampuan siswa dalam menganalisis produk juga semakin baik. Hal tersebut terlihat dari jawaban siswa pada instrumen analisis produk (hasil karya) yang semakin baik disetiap pertemuan.