e-Conference of Sanata Dharma University, 

Font Size: 
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM MEMAHAMI KONSEP-KONSEP SEJARAH DAN HASIL BELAJAR SEJARAH SECARA KONSTRUKTIVISTIK
Y.R. Subakti

Last modified: 2019-02-01

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam memahami konsep-konsep sejarah dan hasil belajar sejarah secara konstruktivistik melalui penggunaan model pembelajaran berbasis masalah. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart. Instrumen yang dipergunakan adalah pedoman pengamatan untuk berpikir kritis dan tes hasil belajar sejarah. Subjek penelitian adalah siswa kelas 10 IPS 1 SMA Negeri 10 Kota Yogyakarta berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian (1) Penerapan pendekatan berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar sejarah siswa; (2) Penananman konsep materi melalui pendekatan berbasis masalah dapat mempercepat dan mempermudah pemahaman para peserta didik; (3) Lewat pendekatan pembelajaran berbasis masalah, siswa semakin aktif dalam mencari dan menggali pengetahuan baru; dan (4) Dalam prosesnya, pendekatan pembelajaran konstruktivistik mampu menarik minta siswa dalam mempelajari mata pelajaran sejarah.

DOI: doi.org/10.24071/snfkip.2018.30


Keywords


pembelajaan berbasis masalah, hasil belajar sejarah, pendekatan pembelajaran konstruktivistik, peningkatan berpikir kritis

Full Text: PDF (280-302)