Seminar Nasional Sanata Dharma Berbagi 2022

Konferensi Virtual/Daring

November 25, 2022 – November 26, 2022


Tema

"Pengembangan, Penerapan dan Pendidikan 'Sains dan Teknologi' Pasca Pandemi"

Latar Belakang

Pandemi yang melanda dunia beberapa tahun belakangan ini secara tidak langsung juga menjadi kesempatan hadirnya refleksi terhadap dinamika pengetahuan, terlebih berkenaan dengan eksistensi Sains dan Teknologi. Peranan Sains dan Teknologi akhirnya menjadi kata magis dalam memaknai kehidupan, terlebih di era pasca pandemi ini.

“Sanata Dharma Berbagi” adalah wadah atau tempat atau kesempatan bagi insan-insan akademis untuk bertemu dan berdiskusi demi maksud tersebut. Adapun tema yang diambil adalah “Pengembangan, Penerapan, dan Pendidikan ‘Sains dan Teknologi’ Pasca Pademi.” Secara khusus, seminar ini diarahkan bagi berkembangnya kualitas dan kuantitas karya ilmiah yang dilakukan para dosen, dan oleh karenanya ini terbuka untuk mereka yang menekuni bidang sains, teknologi, dan juga pendidikan. Seminar ini pun bisa menjadi sarana pemenuhan bidang penelitian.

“Sanata Dharma Berbagi” pada dasarnya merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sanata Dharma (LPPM USD), yang pada awalnya untuk menampilkan dan mempromosikan para doktor baru di lingkup USD. Secara khusus tema-tema yang diangkat disesuaikan dengan bidang-bidang kajian yang ditekuni para doktor baru tersebut, dan untuk tahun ini tema tentang ‘Sains dan Teknologi,’ termasuk juga pendidikannya, yang dipilih. LPPM, sebagai pelaksana program, bekerja sama dengan berbagai jurnal, yang dimiliki USD, untuk menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang dihasilkan lewat forum ini. Namun demikian, LPPM pun juga menyiapkan prosiding ber-ISBN untuk artikel-artikel ilmiah yang tidak tertampung dalam jurnal-jurnal tersebut.

Tujuan

  1. Tersedianya ‘wadah’ untuk menampung dan me-desiminasikan karya ilmiah dosen dan mahasiswa, baik di internal maupun eksternal USD
  2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah para dosen dan peneliti.
  3. Membantu dosen dan peneliti agar dapat segera menerbitkan karya ilmiahnya, baik dalam prosiding ber-ISBN maupun artikel dalam jurnal terbitan USD.

Ruang lingkup (scope) meliputi, tetapi tidak terbatas pada:

  1. Matematika
  2. Ilmu Komputer
  3. Teknik Elektro
  4. Teknik Mesin
  5. Pedidikan Matematika
  6. Pendidikan Fisika
  7. Pendidikan Biologi
  8. Pendidikan Kimia
  9. Teknologi Pembelajaran

Tanggal Penting:

  • 9 Oktober 2022                                      : Deadline Abstrak
  • 17 Oktober  2022                                   : Pengumuman abstrak yang diterima
  • 7 November 2022                                  : Deadline penerimaan naskah
  • 29 Oktober s/d 12 November  2022   : Review artikel
  • 19 November 2022                                : Pengumpulan naskah yang sudah direvisi
  • 26 November 2022                                : Seminar Day

Artikel:

  • Semua Artikel dalam seminar ditulis dalam Bahasa Indonesia
  • Semua Artikel yang diterima (setelah review) akan diterbitkan pada prosiding ber-ISBN.
  • Artikel Terpilih (Selected paper) akan di terbitkan pada Journal IJASST/IJIET

Link:

  1. IJASST : https://e-journal.usd.ac.id/index.php/IJASST *
  2. IJIET : https://e-journal.usd.ac.id/index.php/IJIET *

*Template jurnal mengikuti aturan pada jurnal tersebut

 


Conference Information

">
#13-1-2026 - 15.02 PM awal 2026 menjadi titik balik cara pemain mengelola sesi tren awal tahun mengarah pada pola bermain yang lebih stabil perubahan pola bermain digital terlihat sejak awal tahun ini pendekatan bermain terkontrol mulai mendominasi tren 2026 data awal tahun memperlihatkan perubahan preferensi pemain pengamatan awal 2026 menunjukkan pergeseran strategi bermain tren baru menunjukkan pemain lebih mengutamakan keseimbangan awal tahun menjadi fase penyesuaian pola bermain digital riset awal tahun menyoroti evolusi cara bermain pemain digital perubahan tren bermain mulai terlihat di berbagai komunitas pendekatan bermain yang lebih tertata mulai diterapkan pemain menjaga ritme sesi menjadi perhatian utama pemain digital pola bermain lebih stabil dinilai memberi rasa kontrol pendekatan bertahap membantu pemain mengelola dinamika mengatur tempo secara konsisten menjadi kebiasaan baru pemain studi awal menunjukkan cara bermain yang lebih seimbang pemain berpengalaman lebih memilih pendekatan terukur pendekatan bermain adaptif kian diperhatikan di awal tahun mengelola sesi dengan ritme stabil menjadi fokus evaluasi perubahan cara bermain digital mencerminkan tren baru mengapa banyak pemain mengubah cara bermainnya di awal 2026 pendekatan tenang justru membantu pemain membaca pola lebih jelas bukan intensitas konsistensi justru mulai diutamakan pemain cara baru pemain menyikapi dinamika permainan digital pendekatan sederhana mulai menggeser gaya bermain lama alasan pemain lebih menahan tempo di awal tahun ini perubahan kecil dalam ritme bermain mulai memberi dampak besar pendekatan stabil dinilai memberi kontrol lebih baik pemain tidak lagi mengejar kecepatan seperti tahun sebelumnya mengelola tempo menjadi fokus baru pemain digital riset awal 2026 mengungkap pola bermain yang lebih terkendali analisis data menunjukkan pergeseran strategi bermain digital studi lapangan menyoroti adaptasi pemain terhadap pola sesi evaluasi perilaku digital mengarah pada strategi lebih seimbang data terkini mengungkap cara pemain menjaga stabilitas sesi analisis awal tahun memperlihatkan pola bermain yang lebih terstruktur riset digital mengungkap perubahan cara pemain membaca pola pendekatan adaptif dinilai efektif menghadapi variasi permainan studi perilaku menunjukkan pemain lebih menghindari tekanan berlebih evaluasi tren digital menunjukkan fokus baru pada ritme evaluasi awal tahun menunjukkan perubahan pola bermain digital analisis perilaku pemain mengarah pada pendekatan yang lebih terukur studi digital mengungkap pentingnya menjaga ritme dalam sesi bermain pengamatan awal 2026 memperlihatkan pola bermain yang lebih stabil riset perilaku menunjukkan konsistensi mulai menjadi preferensi utama pendekatan sistematis dinilai relevan menghadapi dinamika permainan data awal tahun menggambarkan perubahan cara pemain mengelola sesi analisis tren digital menyoroti pergeseran gaya bermain studi awal mengungkap adaptasi pemain terhadap pola baru evaluasi sesi bermain menunjukkan fokus baru pada stabilitas fenomena bermain lebih tenang mulai terlihat di awal tahun ini banyak pemain mulai menata ulang cara mengatur ritme bermain perubahan gaya bermain digital menjadi sorotan awal 2026 pendekatan bertahap semakin sering digunakan pemain berpengalaman pola bermain lebih rapi mulai mendominasi preferensi pemain pengamatan digital menunjukkan pemain lebih menjaga alur sesi fenomena konsistensi bermain menarik perhatian pengamat digital awal tahun menjadi momen evaluasi cara bermain digital perubahan ritme bermain terlihat di berbagai platform pemain mulai lebih selektif dalam mengatur tempo bermain arah baru pola bermain digital mulai terlihat di awal tahun 2026 evaluasi kebiasaan pemain menunjukkan perubahan cara mengelola sesi pendekatan bermain lebih terkendali kian mendapat perhatian analisis tren awal tahun mengungkap pola bermain yang lebih rapi studi digital menyoroti cara pemain menjaga konsistensi ritme perubahan gaya bermain mulai terlihat di berbagai platform digital data awal tahun menunjukkan pemain lebih selektif mengatur tempo pendekatan sistematis dinilai membantu menjaga stabilitas sesi riset awal 2026 mengungkap cara pemain menyikapi dinamika permainan pengamatan digital menunjukkan pergeseran fokus dari intensitas ke ritme mengapa banyak pemain mulai mengubah cara bermainnya tahun ini pendekatan tenang perlahan menggeser gaya bermain lama analisis perilaku digital mengungkap alasan pemain lebih menahan tempo studi awal tahun menunjukkan cara baru pemain membaca pola perubahan kecil dalam ritme bermain mulai menarik perhatian pola bermain stabil kian dianggap relevan di tengah tren baru pendekatan bertahap dinilai memberi kontrol lebih baik bagi pemain data lapangan mengungkap cara pemain menjaga sesi tetap seimbang evaluasi awal 2026 menyoroti adaptasi pemain terhadap perubahan pola riset digital memperlihatkan cara pemain menghindari tekanan berlebih


Flag Counter

International Conference on Intercultural Humanities (ICIH)

Organized by Sanata Dharma University, Yogyakarta, Indonesia

in collaboration with Sogang University, Seoul, South Korea