A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z All
A
Adi Nugraha, Antonius Bagas Prasetya, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
Aditama, Benedictus
Alvianey, Demitria Selvita
Alvianey, Demitria Selvita, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma
Amatnua, Maria Wilfrida Meli
Ampun, Hastuti Anak
Arga Wiwin Aryanto, Antonius Galih
Atasoge, Anselmus Dorewoho, Culina Research Institute Flores Timur NTT
B
Bayu Sulistyo, Stefanus Krisna
Br Sembiring, Anita Anastasya, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
C
D
Dhewandari, Marselinus
Dhewandari, Marselinus, Postgraduate Program Philosophy of Divinity, Sanata Dharma University (Indonesia)
F
F. Warrow, Anita Stephani, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
Febrianto, Martinus Dam, JRS (Jesuit Refugee Service) Indonesia, Yogyakarta
Fernandez, Hendrikus Febrianto
G
Gale, Stephen
Guritno, Bernadus Singgih
H
Hadiwitanto, Handi
Haryadi, Dominikus Setio
Hastangka, Hastangka, Research center for education, National Research and Innovation Agency
Hoper. SP, Christian
I
Irawan, Paulus Bambang (Indonesia)
Irawan, Paulus Bambang, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
K
Kartono, Agustinus
Kirana, Kartika, Yayasan Dinamika Edukasi Dasar
Kirana, Kartika
Körner, Felix, Humboldt-Universität zu Berlin
Kusnar Prabawa, Aloysius Gonzaga Ristata, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
L
Libriyanti, Yuyun, Research center for education, National Research and Innovation Agency (Indonesia)
M
Manggala, Jakobus Aditya Christie, Postgraduate Program Philosophy of Divinity, Sanata Dharma University
Manggala, Jakobus Aditya Christie
Mbawo, Fransisca, Yayasan Dinamika Edukasi Dasar
Mbawo, RMI, Fransisca
Moelyowardani, Laurentia Yunitri, Yayasan Dinamika Edukasi Dasar
Mulyatno, Carolus Borromeus
Murti Wibowo, Benedictus Adiatma
N
Ndruru, David Juliawan
Ndruru, David Juliawan, Postgraduate Program Philosophy of Divinity, Sanata Dharma University (Indonesia)
Nema, Kasmir, University of The Philippines Los Baños (UPLB)
O
Ola, Dominikus Doni
P
Prakosa, SJ, Heru
Prasetya Adi Nugraha, Antonius Bagas Prasetya Adi Nugraha
Purwanto, Fransiskus
R
Relliantoko, Aditya
Rooyackers, Max
Rosariyanto, Fl. Hasto
Rukiyanto, Bernardus Agus
Rukmono, B. Agus, Postgraduate Program Philosophy of Divinity, Sanata Dharma University
S
Sari, Theresia Yovita Cendana, <span id="docs-internal-guid-e711dce2-7fff-e740-ff4c-49aa2feab6cf"><span>STAKAT Negeri Pontianak</span></span>
Setyono, Vania Sharleen, Duta Wacana Christian University
Setyono, Vania Sharleen
Sihombing, Adison Adrianus, <span id="docs-internal-guid-6827b425-7fff-a024-409d-46e17b2164c4" style="font-size: 12pt; font-family: Cardo,serif; color: #000000; background-color: transparent; font-weight: 400; font-style: normal; font-variant: normal; text-decoration: none; vertical
Sihombing, Adison
Sihombing, Adison Adrianus
Simare-mare, Erni Dameria, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
Simare-mare, Erni Dameria
Situmeang, Aulia Simon Partogi, corresponding author
Sri Winarsih, Fransisca Yohana, The Secretariat of Farmers
T
Timmerman, Bobby Steven, Faculty of Theology, Sanata Dharma University
Tri Widiatmaka, Benediktus
W
Wibisono, Hari Gunawan
Wibowo, Benedictus Adiatma Murti, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
Widaryanto, Benny, <span>Research center for education, National Research and Innovation Agency</span>
Widaryanto, Benny
Widiatmaka, Benediktus Tri, Program Pascasarjana Filsafat Keilahian Universitas Sanata Dharma
#10-1-2026 - 15.02 PM
pola bermain digital mulai bergerak ke arah yang lebih terstruktur
evaluasi sesi bermain mengungkap pentingnya menjaga ritme
pendekatan bertahap semakin dipilih pemain di awal tahun ini
analisis tren menunjukkan perubahan cara pemain mengelola sesi
studi perilaku digital mengarah pada strategi yang lebih seimbang
pengamatan awal tahun memperlihatkan pergeseran pola bermain
data terbaru menunjukkan konsistensi mulai mengungguli intensitas
pendekatan bermain yang lebih terkontrol dinilai memberi stabilitas
riset digital menyoroti cara pemain menjaga alur permainan
perubahan ritme bermain menjadi fokus evaluasi awal tahun
banyak pemain mulai menurunkan tempo untuk membaca pola lebih jelas
mengatur ritme sesi menjadi strategi yang kian diperhatikan
pendekatan tenang justru membantu pemain menghadapi dinamika
analisis awal mengungkap alasan pemain lebih menghindari tekanan
studi tren digital menunjukkan cara bermain yang lebih adaptif
konsistensi mulai dipandang sebagai kunci mengelola sesi panjang
pemain berpengalaman lebih memilih pendekatan terukur di tahun ini
perubahan gaya bermain digital mulai terlihat sejak awal tahun
riset lapangan mengungkap cara pemain menjaga keseimbangan sesi
pendekatan sistematis dinilai lebih relevan menghadapi tren baru
">
#10-1-2026 - 15.02 PM
pola bermain digital mulai bergerak ke arah yang lebih terstruktur
evaluasi sesi bermain mengungkap pentingnya menjaga ritme
pendekatan bertahap semakin dipilih pemain di awal tahun ini
analisis tren menunjukkan perubahan cara pemain mengelola sesi
studi perilaku digital mengarah pada strategi yang lebih seimbang
pengamatan awal tahun memperlihatkan pergeseran pola bermain
data terbaru menunjukkan konsistensi mulai mengungguli intensitas
pendekatan bermain yang lebih terkontrol dinilai memberi stabilitas
riset digital menyoroti cara pemain menjaga alur permainan
perubahan ritme bermain menjadi fokus evaluasi awal tahun
banyak pemain mulai menurunkan tempo untuk membaca pola lebih jelas
mengatur ritme sesi menjadi strategi yang kian diperhatikan
pendekatan tenang justru membantu pemain menghadapi dinamika
analisis awal mengungkap alasan pemain lebih menghindari tekanan
studi tren digital menunjukkan cara bermain yang lebih adaptif
konsistensi mulai dipandang sebagai kunci mengelola sesi panjang
pemain berpengalaman lebih memilih pendekatan terukur di tahun ini
perubahan gaya bermain digital mulai terlihat sejak awal tahun
riset lapangan mengungkap cara pemain menjaga keseimbangan sesi
pendekatan sistematis dinilai lebih relevan menghadapi tren baru