Open Conference Systems

International Conference on Economics, Business, and Management Research (ICEBMR)

About the Conference

Faculty of Economics, Sanata Dharma University, Indonesia is pleased to host: The 2nd International Conference on Economics, Business and Management Research (ICEBMR). ICEBMR 2023 theme is “Shaping the Sustainable Future: Trends and Insights in Economics, Business, Management, and Information Technology”. The conference is designed to discuss the importance of interdisciplinary research, innovation and its role in overall growth and sustainability of societies and countries. We invite scholars, researchers, practitioners, and students to join us and share new innovative studies and trends. Throughout the conference, the multiple impacts of the sharing economy will be discussed as to individual behaviors, industry and competition and public regulation. We expect to obtain various inputs and findings that can provide insights for policy makers and businesses to serve societies and countries in a better way.


Conference Main Tracks

Papers presenting research results as well as pedagogical, survey, business or community experiences on the following topics (but not limited to) are welcome:

  1. Business Management, International Business and Legal Studies
  2. Social Business, Entrepreneurship, and Family Business
  3. Microfinance, Credit Union, Banking and Finance
  4. Sustainable Finance and Practices
  5. Applying new ICT tools for business
  6. Digital Innovations in Business and Economy
  7. Business Ethics, Social Responsibility Management, Sustainability
  8. Accounting Information Systems.
  9. Public Accounting, Financial Accounting,
  10. Auditing, Managerial Accounting
  11. Behavioral and Management Accounting
  12. Corporate Governance and Forensic Accounting
  13. Marketing and Green Business
  14. Operation and Supply Chain Management
  15. Strategic Management and Organizational Behavior,
  16. Human Resources Management and Leadership
  17. Tourism Management
  18. Sustainability Economic Development and Climate Change
  19. Significance of social commerce in the world.
  20. Impact of AI on HR
  21. Other issues

Selected papers of this conference will be published in Journals indexed by Scopus, while other accepted presented papers will be published in the Proceeding.


Important Dates

  • Abstracts submission closed: Nov 10, 2023 Nov 15, 2023
  • Accepted abstracts notification: Nov 11, 2023 Nov 17, 2023
  • Full paper submission closed: Nov 22, 2023 Nov 25, 2023
  • PPT submission closed: Nov 30, 2023
  • Conference Date: Dec 2, 2023
  • Revised full paper submission closed: Dec 5, 2023

Sylvia Halim


View Conference

Seminar Nasional Filsafat dan Teologi Kontekstual

Filsafat mempunyai tugas untuk merefleksikan secara sistematis, menyeluruh dan mendasar-fundamental kehidupan manusia beserta dengan seluk beluknya (Muck 1964, 20). Sebagai ilmu yang bersifat reflektif, seringkali filsafat dipandang sebagai ilmu yang spekulatif dan jauh dari kenyataan. Meskipun demikian, sifat reflektif ilmu filsafat tidak dapat dilepaskan dari konteks di mana refleksi tersebut dibuat dan dari tugasnya untuk memberikan sumbangan berarti bagi kemajuan masyarakat. Dalam kerangka inilah, filsafat mempunyai panggilan untuk merefleksikan konteks di mana manusia itu hidup dan memberikan sumbangan kepada masyarakat secara konkret.

View Conference

Seminar Nasional Sanata Dharma Berbagi: Seni dan Budaya


“Poshuman dan Interdisiplinaritas”



Poshuman lahir dari sebuah situasi bahwa manusia didorong ke batas – batas yang sebelumnya tidak pernah dijumpai. Manusia menjadi perlu mempertanyakan kemanusiaannya karena perkembangan teknologi yang sangat pesat yang memberikan kemampuan augmentasi teknologi pada manusia. Bahkan augmentasi teknologi ini dapat melebihi batas – batas biologis dan mental manusia. Pada saat yang sama, kesadaran akan eksistensi manusia yang terancam dalam perubahan iklim global, perubahan anthroposen juga membuatnya perlu bertanya tentang kemanusiaan yang menempatkan dirinya sebagai pusat dari gagasan kemanusiaan. Dalam anthroposentrisme, manusia dengan kemanusiaannya adalah pusat gagasan. Namun, konsekuensi menempatkan dirinya tidak lagi sebagai pusat telah berimplikasi yang sangat serius pada eksistensinya sendiri.Perubahan pusat gagasan dan hilangnya batas – batas mengakibatkan perubahan yang sangat signifikan terhadap budaya yang menaungi perkembangan manusia. Budaya sebagai sistem dan struktur yang membentuk manusia kehilangan jangkar yang memberi pijakan atas basis – basis metode yang berkembang selama ini. Norma – norma yang berakar pada tradisi maupun konsep – konsep yang ada sebelumnya menjadi semakin kabur. Sekalipun demikian, tidak semua pijakan menjadi tidak relevan karena kepentingan praktis eksistensi manusia. Penataan ulang pijakan – pijakan budaya menjadi perlu untuk dilakukan untuk memberikan kepastian bagi berkembangnya budaya yang relevan dalam menjawab pertanyaan tentang kemanusiaan dan eksistensinya.Refleksi kritis atas budaya dengan kacamata poshuman ditawarkan dalam Sanata Berbagi kali ini. Refleksi ini diharapkan memberikan orientasi atas situasi tanpa pijakan bagi bertumbuhnya budaya yang lebih memberikan kemungkinan eksistensi manusia dalam tantangan perubahan iklim yang juga menjadi tantangan dalam mendorong poshuman. Materialisasi budaya dalam wujud seni juga layak untuk dikaji ulang agar mampu memberikan jalan yang dapat diterima dalam membantu manusia mengarungi tantangan biologis dan non biologisnya.



  1. Menyediakan ruang untuk memproduksi pengetahuan dan mendeseminasikan karya ilmiah dosen dan mahasiswa, baik di internal maupun eksternal USD.
  2. Menjadi wahana berbagi gagasan untuk pengembangan budaya baru yang lebih relevan dan kontekstual.
  3. Menghadirkan wacana pengetahuan bagi masyarakat luas.



  1. Kajian seni dan budaya.
  2. Kajian bahasa, sastra, dan linguistik.
  3. Kajian filsafat dan teologi.
  4. Kajian etnomatematika, etnosains, dan etnoteknologi.
  5. Kajian ekonomi.
  6. Kajian biologi dan ekologi.
  7. Kajian pendidikan.
  8. Kajian poshuman teknologi (AI, Ilmu kesehatan).
  9. Kajian psikologi.



Batas Pengumpulan Abstrak : 7 September 2023 Diperpanjang 17 September 2023

Pengumuman Penerimaan Abstrak : 12 September 2023 Diperpanjang 22 September 2023

Batas Pengumpulan Artikel Lengkap : 8 Oktober 2023

Batas Pengumpulan Revisi Artikel Lengkap : 20 Oktober 2023
Batas Pengumpulan Presentasi : 25 Oktober 2023
Hari Seminar : 28 Oktober 2023


  1. Semua artikel dalam seminar ditulis dalam Bahasa Indonesia.
  2. Semua Artikel yang diterima (setelah review) akan diterbitkan pada prosiding ber-ISBN.


*Artikel Terpilih (Selected Paper) akan diterbitkan pada Jurnal-Jurnal USD

  • Suksma: Jurnal Psikologi Universitas Sanata Dharma
  • Bandar Maulana: Jurnal Sejarah Kebudayaan
  • Divinitas: Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual
  • Historia Vitae: Seri Pengetahuan dan Pengajaran Sejarah
  • Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora
  • Journal of Asian Orientation in Theology (JAOT) - Bahasa Inggris
  • Jurnal SINTESIS
  • International Journal of Humanity Studies (IJHS) - Bahasa Inggris
  • Indonesian Journal of English Language Studies - Bahasa Inggris



View Conference

The 3rd APTIK International Conference 2023



The COVID-19 lockdown appears to end, and now the “new vision” of living must be prepared in order to face our future. Indeed, the COVID-19 was just one out of the bulk of crisis torturing us, however it has already forced  and pushed almost all parts of this Earth into a totally “new experience.” All activities had to break to stay alive for lockdown. They have had to wait and see what the next to undergo is. Even, some may signify that’s about the time for us to be silent and muse of our previously bad conducts. Meanwhile, APTIK’s concern with “environment and poverty,” which has been implemented in the two international conferences in 2018 (by the topic of “Resilience in Poverty Alleviation and Environmental Mitigation”) and in 2020 (“A Sustainable Recovery for People and the Environment”), is still the fruitful flame for contributing the establishment of a better world for all. It means the show must go on. Our certainty is that the COVID-19, therefore, is just a phenomenon disturbing, but not stopping, APTIK’s will to position human dignity among the evil disruptions towards environment and the good efforts of minimizing poverty. What we need then is about sensitivity on justice, solidarity, and open vision.

Father General Arturo Sosa, SJ, as cited by Pedro Walpole, strongly emphasized that injustice is still the greater virus ( The destructions of environment and ignorant deeds about poverty have been the phenomena, culturally and not naturally, and the struggles of overcoming them are obviously compulsory. The more powerful individual/s and groups must absolutely understand that those have been caused by the exercises of uncontrolled injustice. “This sister now cries out to us because of the harm we have inflicted on her by our irresponsible use and abuse of the goods with which God has endowed her.” (Laudato Si, francesco/en/encyclicals/documents/papa-francesco_20150524_enciclica-laudato-si.html). Lack of solidarity is also the painful destiny occurring in this present civilization, called the most advanced modern world. In order to mitigate the worst, the need of community solidarity is prominent, by the myth that everyone is kin (Kotakk, 2015, 198). However, since our civilization is continuing to undergo changes, it is a great hope that they would be in the context of improving human quality and dignity, and the emphasis on the importance of justice and solidarity is the priority. It means open vision is the ideal method or approach how to establish a better world for all, and in accordance with APTIK’s concern, the new vision must be structured together with the World’s struggles to overcome environmental violences and poverty. The newness of vision is prominent since the last hardships given by the COVID-19 have successfully struck any aspects of human life, including the common vision’s perspectives dealing with the fights against injustice and anti-solidarity. It may involve technological advancements, health options, law breakthroughs, behavioural discretions, and any other conversions.

Indonesia, who was successful in standing as the presidency of G20 last year, at present is aiming at the new national capital, called IKN, in East Kalimantan. Interestingly, the first principle, out of 8, in building it is about “the agreement with nature,” as delivered “Designed according to Nature”( The government really understands that the position of nature, i.e. environment, is prominent and ultimate to support the future Indonesian livings, and consequently nature stands as the first element to consider. This idea seems to counter the present condition of Jakarta, having complicated hardships dealing with, especially, environment or nature.

Therefore, how to improve and sharpen human sensitivity is the important question or problem for those interested in the better World. Any notions, suggestions, concepts, and contributions to create, or at least to imagine, it are waited. Our vocation of being the participants to save our Earth will be concrete later in the 3rd APTIK International Conference, hosted by Universitas Sanata Dharma, next September 2023 in Yogyakarta.


As the organization of bringing the spirit of Christianity, especially among the members, APTIK aims to provide opportunity those to share the spirit in and by the same flame. Moreover, disturbed by the problems on “environment and poverty” all are invited to deliver their ideas and suggestions to take part in solving them in in building the better World for all to stay. This international conference is also to prepare forum for those coming from any parts of the world to share and discuss their ideas, so the conference really represents our open vision about the new World.

Important Dates

  1. Abstract submission deadline : 24 Aug 2023
  2. Abstract acceptance notification : 31 Aug 2023
  3. Participant registration/payment : 24 July – 4 Sept 2023
  4. Conference date : Friday/8 Sept & Saturday/9 Sept 2023
  5. Full-paper submission deadline. : 30 September 2023 (after the Conference)

View Conference

Seminar Nasional Sanata Dharma Berbagi: Sosial dan Humaniora


"Mengembangkan Kehidupan Berbangsa Yang Lebih Beradab"

Latar Belakang

Kehidupan bangsa yang beradab di zaman ini ditandai oleh kemajuan masyarakat dalam berpikir kritis, berinovasi secara kreatif, dan berelasi secara harmonis-dinamis-kolaboratif. Istilah harmonis menggambarkan ekosistem kemajemukan yg tetap terjaga, dinamis menggambarkan sikap dan gerakan utk terus memaknai pengalaman keharmonisan agar tidak beku dan mandeg, kolaboratif menggambarkan sikap keterbukaan untuk bergotong-royong secara sinergis ibterdisipliner dalam membangun peradaban.

Dalam konteks Indonesia yang plural, kehidupan bangsa yang beradab dapat juga dimaknai sebagai kehidupan yang di dalamnya keberagaman dan perbedaan dapat dikelola dengan baik sehingga terjadi sinergi, kolaborasi, dan produktivitas tanpa harus berkonflik. Keberagaman dan perbedaan justru mampu dasar untuk mengembangkan sikap penghormatan akan budaya lain, pembelaan terhadap keadilan, dan penyuaraan kaum tertindas dan terabaikan sehingga tercipta harmoni sosial dan penghargaan terhadap martabat manusia.

Dalam membangun kehidupan bangsa yang beradab ini, masyarakat Indonesia perlu memulai dengan menghargai modalitas budaya yang telah dimiliki sendiri, bukan hasil internalisasi nilai-nilai budaya luar yang terkadang kurang kontekstual dan tidak berpihak. Pendidikan yang dijalankan dilakukan dengan pendekatan yang menitikberatkan pada proses dan tujuan relasi yang humanis. Kehidupan spiritualitas perlu dimaknai melalui perspektif teologi yang berpihak pada korban dan yang menyuarakan pihak-pihak yang lemah dan terpinggirkan secara nyata. Perspektif psikologis kehidupan sosial menitikberatkan pada pentingnya pluralitas, kualitas  kesejahteraan individu-sosial, kolaborasi, dan harmoninya ekosistem alam dan sosial. Demikian juga bahasa, sastra, dan narasi sejarah perlu menjadi wahana inklusi, “voicing the voiceless”, dan meneriakkan kaum tertindas. Dengan demikian, membangun kehidupan berbangsa yang lebih beradab berarti membangun relasi sosial yang sehat dan penuh harmoni, mengembangkan kehidupan yang inklusif, menghargai keberagaman, mengembangkan spiritualitas yang berpihak pada korban, serta menyuarakan “the voiceless”.

Universitas Sanata Dharma (USD) sebagai salah satu perguruan tinggi yang menjunjung tinggi martabat manusia dan memiliki perhatian khusus terhadap kaum yang terpinggirkan bertekad untuk berpartisipasi dalam mengakomodasi serta membagikan berbagai pemikiran tentang bagaimana membangun kehidupan bermasyarakat dan berbangsa yang lebih beradab dan bermartabat. Untuk itu USD mengadakan seminar SADHAR BERBAGI 2023 dengan tema “Mengembangkan Kehidupan Berbangsa yang Lebih Beradab” dan mengundang akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi dari berbagai bidang ilmu-ilmu humaniora, terutama bidang pedagogi, psikologi, teologi, bahasa, sastra, serta sejarah budaya untuk berpartisipasi membagikan pemikiran serta gagasannya terkait tema tersebut.


  1. Menggali pemikiran tentang pendidikan, teologi, psikologi, bahasa, sastra, dan narasi sejarah yang manusiawi, inklusi, pluralis, kolaboratif, penuh harmoni, dan berpihak pada yang terpinggirkan menuju kehidupan bangsa yang lebih beradab
  2. Mengeksplorasi berbagai kemungkinan peran yang dapat dimainkan dan sumbangan yang dapat diberikan oleh bidang-bidang pendidikan, psikologi, teologi, bahasa, sastra, dan sejarah untuk kehidupan berbangsa yang lebih beradab
  3. Mengembangkan gagasan tentang pendidikan, teologi, psikologi, bahasa, sastra, dan narasi sejarah yang manusiawi, inklusi, pluralis, kolaboratif, penuh harmoni, dan berpihak pada yang terpinggirkan sebagai pertimbangan bagi kebijakan dalam perspektif makro serta kehidupan praktis di tingkat mikro

Ruang Lingkup

  1. Pedagogi
  2. Teologi
  3. Psikologi
  4. Bahasa
  5. Sastra
  6. Sejarah

Area Topik

  1. Pedagogi Humanis
  2. Pedagogi Reflektif
  3. Model dan metode pembelajaran
  4. Media Pembelajaran
  5. Bimbingan dan pendampingan siswa
  6. Tata Kelola Lembaga pendidikan
  7. Identitas dan pengembangan kompetensi guru
  8. Kurikulum
  9. Pendidikan Inklusif
  10. Pendidikan lingkungan hidup
  11. Teologi Kaum Tertindas
  12. Teologi Kontekstual
  13. Psikologi dan Harmoni Sosial
  14. Psikologi dan Inklusivitas
  15. Psikologi dan Pluralisme
  16. Psikologi dan Komunitas
  17. Psikologi dan Kepemimpinan Organisasi
  18. Sastra dan “The Voiceless”
  19. Sastra dan Kelompok Marginal
  20. Bahasa dan Ketertindasan
  21. Bahasa dan Inklusivitas
  22. Bahasa dan Pluralisme
  23. Narasi Sejarah Kaum Marginal
  24. Sejarah dan Pluralism

Tanggal Penting

  • 26 Mei 2023 : Deadline abstrak
  • 01 Juni 2023 : Pengumuman abstrak yang diterima
  • 10 Juni 2023 : Deadline penerimaan naskah
  • 05 - 24 Juni 2023 : Review Artikel
  • 15 Juni 2023 : Hari Seminar
  • 01 Juli 2023 : Pengumpulan naskah yang sudah direvisi
  • 07 Agustus : Penerbitan prosiding


  1. Semua artikel dalam seminar ditulis dalam Bahasa Indonesia
  2. Semua Artikel yang diterima (setelah review) akan diterbitkan pada prosiding ber-ISBN



View Conference

International Conference on Theology, Religion, Culture, and Humanities

The seminar welcomes scholars, religious leaders, researchers, students, and all those interested in exploring the intersection of faith, theology, and societal changes. Participants are encouraged to submit research papers or posters related to the theme for consideration.

View Conference

Graduate Student Conference

(Vol. 13, 2024)



In today's world, children are growing up surrounded by technology and artificial intelligence (AI). Understanding how AI affects their experience with literature is crucial for educators, parents, and researchers. Children's literature plays a big role in helping children learn to read, so it's even more important in this tech-filled environment. As AI becomes more common in schools, it's crucial to see how it can help children learn and be creative, especially in the context of children's literature. This focus gives educators a chance to discuss new and effective ways to use technology in a changing educational landscape.

Integrating AI into children's literature raises ethical questions, like privacy and its impact on children's thinking and emotions. AI also has the potential to make children more engaged and make literature more accessible. Studying these possibilities helps educators and researchers find ways to create interesting and inclusive reading experiences that work for all children. Examining these issues from different perspectives—linguistic, literary, and educational—helps address concerns and find balanced solutions. Looking ahead, the conference theme considers the future of children's literature in the AI age. Encouraging collaboration between linguists, literary scholars, and educators is key. Working together helps us fully understand how children's literature and AI connect. Children's literature is a worldwide thing, and AI affects societies globally. The conference, built around this theme, creates a vital space for an international conversation, letting people share their diverse views and experiences.

Purpose and Objective

The objectives of implementing this activity include the following:

  1. Foster understanding and exploration of the impact of AI on children's literature, aiming to enhance literacy practices and address ethical considerations.
  2. Encourage interdisciplinary collaboration, shape the future of children's literature in the AI age, and inspire innovative solutions that promote both technological literacy and a love for reading.


Theme and Sub-Themes

“Children Literature in the Age of AI: Perspectives from Linguistics, Literature, and Education” will cover a range of themes, including, but not limited to:

  1. AI’s Impact on Child Language Development in Literature
  2. Digital Literacy and English Education for Children
  3. The Potential of AI in Crafting Interactive Children’s Stories
  4. Ethical Challenges in Integrating AI into Children’s Literature
  5. Multilingual Experiences in AI-Enhanced Children’s Stories
  6. Practical Applications of AI in Children’s Literacy Education
  7. Cognitive and Emotional Effects of AI in Children’s Reading
  8. AI’s Influence on Adapting Classic Children’s Literature
  9. Ensuring Inclusivity in AI-Driven Narratives for Children
  10. Pedagogical Innovations: AI Integration in Children’s Literature Education


Call for Full Paper Procedure

  1. Presenters are requested to submit a full-paper draft.
  2. Presenters (both individual and team) can only submit one paper.
  3. Selected papers will be published in Graduate Students Conference 2024 Proceedings and International Journal of English Language Studies (IJELS) (Optional)
  4. Submission guidelines:


Important Dates

Abstract submission deadline : February 28, 2024

Abstract acceptance notification : March 15, 2024

Full paper submission deadline : April 15, 2024

Participant registration deadline : April 30, 2024

Conference day : May 13, 2024


Contribution of Conference Participants :

  1. Universitas Sanata Dharma (USD) students  : free
  2. Non-USD presenter                                       : Rp. 200.000,-
  3. In-person participant                                       : Rp. 100.000,-
  4. Online participant                                           : free


For Regustration




Bank Account: BCA 8465828435 a/n Ucca Diandra Tantra Baswara



View Conference

International Conference on Applied Sciences and Smart Technologies

InCASST 2023 (International Conference on Applied Sciences and Smart Technologies) will be held on October 18th, 2023 in Yogyakarta, Indonesia on hybrid mode.  The theme of this conference is “Science and Technology Disruption in the Post Pandemic Era with Sustainable Development for Better Life Quality”.  We would like to invite researchers and practitioners in the fields of applied Mathematics, Electrical Engineering, Informatics, and Mechanical Engineering.

View Conference

International Conference on Intercultural Humanities

The International Conference on Intercultural Humanities aims to deepen collaboration between Sanata Dharma University and Sogang University, Korea, as members of the Association of Jesuit Universities and Colleges in Asia-Pacific (AJCU-AP). Participants and presenters of this conference are master and doctoral program students from various universities in different countries. The conference fosters enthusiasm for students to attend the conference.


View Conference

Seminar Nasional Sanata Dharma Berbagi: Sains dan Teknologi


"Pengembangan, Penerapan dan Pendidikan 'Sains dan Teknologi' Pasca Pandemi"

Latar Belakang

Pandemi yang melanda dunia beberapa tahun belakangan ini secara tidak langsung juga menjadi kesempatan hadirnya refleksi terhadap dinamika pengetahuan, terlebih berkenaan dengan eksistensi Sains dan Teknologi. Peranan Sains dan Teknologi akhirnya menjadi kata magis dalam memaknai kehidupan, terlebih di era pasca pandemi ini.

“Sanata Dharma Berbagi” adalah wadah atau tempat atau kesempatan bagi insan-insan akademis untuk bertemu dan berdiskusi demi maksud tersebut. Adapun tema yang diambil adalah “Pengembangan, Penerapan, dan Pendidikan ‘Sains dan Teknologi’ Pasca Pademi.” Secara khusus, seminar ini diarahkan bagi berkembangnya kualitas dan kuantitas karya ilmiah yang dilakukan para dosen, dan oleh karenanya ini terbuka untuk mereka yang menekuni bidang sains, teknologi, dan juga pendidikan. Seminar ini pun bisa menjadi sarana pemenuhan bidang penelitian.

“Sanata Dharma Berbagi” pada dasarnya merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sanata Dharma (LPPM USD), yang pada awalnya untuk menampilkan dan mempromosikan para doktor baru di lingkup USD. Secara khusus tema-tema yang diangkat disesuaikan dengan bidang-bidang kajian yang ditekuni para doktor baru tersebut, dan untuk tahun ini tema tentang ‘Sains dan Teknologi,’ termasuk juga pendidikannya, yang dipilih. LPPM, sebagai pelaksana program, bekerja sama dengan berbagai jurnal, yang dimiliki USD, untuk menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang dihasilkan lewat forum ini. Namun demikian, LPPM pun juga menyiapkan prosiding ber-ISBN untuk artikel-artikel ilmiah yang tidak tertampung dalam jurnal-jurnal tersebut.


  1. Tersedianya ‘wadah’ untuk menampung dan me-desiminasikan karya ilmiah dosen dan mahasiswa, baik di internal maupun eksternal USD
  2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah para dosen dan peneliti.
  3. Membantu dosen dan peneliti agar dapat segera menerbitkan karya ilmiahnya, baik dalam prosiding ber-ISBN maupun artikel dalam jurnal terbitan USD.

Ruang lingkup (scope) meliputi, tetapi tidak terbatas pada:

  1. Matematika
  2. Ilmu Komputer
  3. Teknik Elektro
  4. Teknik Mesin
  5. Pedidikan Matematika
  6. Pendidikan Fisika
  7. Pendidikan Biologi
  8. Pendidikan Kimia
  9. Teknologi Pembelajaran

Tanggal Penting:

  • 9 Oktober 2022                                : Deadline Abstrak
  • 17 Oktober  2022                             : Pengumuman abstrak yang diterima
  • 7 November 2022                             : Deadline penerimaan naskah
  • 29 Oktober s/d 12 November  2022   : Review artikel
  • 19 November 2022                           : Pengumpulan naskah yang sudah direvisi
  • 26 November 2022                           : Seminar Day


  • Semua Artikel dalam seminar ditulis dalam Bahasa Indonesia
  • Semua Artikel yang diterima (setelah review) akan diterbitkan pada prosiding ber-ISBN.
  • Artikel Terpilih (Selected paper) akan di terbitkan pada Journal IJASST/IJIET


  1. IJASST : *
  2. IJIET : *

*Template jurnal mengikuti aturan pada jurnal tersebut.

View Conference

[POSTPONED] International Conference on Research in Education


Due to some inevitable issues, the committee regretfully postponed the ICRE 2022 until further notice. Thank you for your understanding.



International Conference on Research in Education (ICRE) 2022
Teacher Education in Learning Paradigm Shifts



Technological and pedagogical innovations in education have changed the conventional learning environment to be more modern in order to achieve more optimal and time-responsive student competencies. This innovation forms a smart learning environment that appears in various forms, such as flexible, personal, adaptive, mixed, flipped, and mobile learning environments. This intelligent learning environment is defined as an environment that emphasizes flexibility, effectiveness, efficiency, and adaptability to new developments, and is lived by continuous reflection on learning processes and outcomes that integrate formal and informal learning. A smart learning environment is an adaptive system that improves and enhances the learning experience based on challenges, choices, progress, the use of multimodal media, and the empowerment of an abundance of learning resources and technologies.



View Conference

Language and Language Teaching Conference (LLTC)


Dear LLTC 2023 full paper authors

Here are seven steps of how to upload your full paper:

1. Log in as an author using your username and password.

2. Click the track "Articles".

3. Complete the Conference Track, Session Type, Submission Checklist.

4. Upload the file (.doc, docx, or .rtf --- but NOT .pdf).

5. Enter the metadata.

6. Upload the supplementary files (if any).

7. Click "Finish Submission" to complete the process.


We are looking forward to receiving your full papers. Thank you.

LLTC 2023 Organizing Committee


The 9th Language and Language Teaching Conference (LLTC) 2023

Thursday and Friday, 9 and 10 November 2023


Dear educators,

The global pandemic caused by the COVID-19 virus has had a disruptive and profound impact on English-language teaching. To reduce the spread of the virus, teachers and learners had to suspend in-person teaching and learning. This led to the widespread adoption of synchronous and asynchronous online teaching. Obviously, this period has led to immense challenges for teachers and students alike, but it has also provided a unique opportunity to understand the potential affordances of online teaching in English-language teaching. 
LLTC has become an event of getting new perspectives from experts, researchers, and teaching practitioners in order to deal with the new face of language learning and teaching, linguistics and literature in local and universal contexts. Whether you are a teacher, a lecturer, a researcher, a coordinator, a manager, a material developer, a curriculum specialist, a student, or a professional who is interested in second language education, you are welcomed to participate in our 10th Language and Language Teaching International Conference 2023.


View Conference

Literary Studies Conference

Literary Studies Conference (LSC) is the annual conference held in October by the Department of English Letters and the Graduate Program of English Studies, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Indonesia (in cooperation with Ateneo de Manila University, the Philippines). The topics covered in this conference include issues in language, literature, and culture.

View Conference

Undergraduate Conference on ELT, Linguistics and Literature

The Undergraduate Conference (UC) on ELT, Linguistics, and Literature, which is also known as PBI UC, is annually organized by English Language Education Study Program, Sanata Dharma University, Yogyakarta.

We invite undergraduate students to submit abstracts for our upcoming conference to be held on June 10, 2023 at the Driyarkara Room, Auditorium Universitas Sanata Dharma.

For further and latest information, check our instagram @uc.pbi.usd


Information for Authors/Presenters

The Undergraduate Conference on ELT, Linguistics and Literature

How to create an author account? Well, why not try the five main steps below?

1.  Visit the UC site:

2.  Click on menu “Account” from the top of the page.

3.  Fill in the author information to the provided fields.

4.  Remember to check “Create account as: Author” (Check/mark the Author box).

5.  Click on “Create” button. Your UC author account has been created.

Well done! :-))

Steps to Submit an Abstract for UC 2023

Hi fellow UC-ers! Hope the following steps to submit an abstract are helpful.

  1. Login on your UC OCS account. (Use your username and password)
  2. Click on the “New Submission” link on the user homepage.
  3. Follow Step 1 to Step 4 of the submission process: 1. START, 2. ENTER METADATA, 3. UPLOAD SUPPLEMENTARY FILES and 4. CONFIRMATION

In Step 1 (START), do the following:

1)   Select the conference track (Abstract for UC 2023).

2)   Check all of the Submission Checklist.

3)   Agree to the terms of Copyright Notice.

4)   (Optional) Give comments for conference director.

5)   Click “Save and continue”.


In Step 2 (ENTER METADATA), do the following to complete the metadata, for example:

1)   Author’s profile. (can add more than 1 author; Order: first author, second author …)

2)   Title, abstract and keywords (can copy and paste).

3)   Click “Save and continue”.


In Step 3 (UPLOAD SUPPLEMENTARY FILES), do the following:

1)    Choose/locate the submission file to upload.

2)    Upload your abstract file in .doc.docx or .rtf format (Use the UC abstract template).

3)    Click “Save and continue”.


In Step 4 (CONFIRMATION): For confirmation, click the “finish” button.


Thank you for your abstract submission.



View Conference

Seminar Nasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (SNFKIP)

Latar Belakang

Perkembangan peradaban melaju begitu cepat, namun kemajuan tersebut menyisakan wilayah-wilayah yang tidak cukup menerima stimulan untuk berkembang. Pusat Data Desa Indonesia pada tahun 2019 mencatat 4.777 desa masuk dalam kategori desa tertinggal. Wacana tentang revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0 cenderung menenggelamkan wacana masyarakat yang hidup di desa tertinggal yang hidup bergantung pada alam dan jauh dari hiruk-pikuk kemajuan teknologi.

Variabilitas perkembangan peradaban di Indonesia nampak sebagai garis kontinum kesenjangan dari masyarakat yang telah berada pada tahap kemajuan sampai masyarakat yang masih memiliki budaya berburu dan meramu. Faktor geografis dan belum meratanya infrastruktur tentu menjadi faktor yang turut mempengaruhi, namun pendidikan selalu menjadi faktor kunci untuk menciptakan mobilitas sosial vertikal.

Perlu kebijakan dan upaya nyata dalam melakukan percepatan pembangunan pendidikan bagi daerah-daerah tertinggal untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan. Berangkat dari kesadaran bahwa pendidikan merupakan faktor kunci dalam upaya mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera maka pendidikan perlu diletakkan sebagai prioritas kebijakan nasional, regional, maupun ditingkat unit kerja.

Pengalaman menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di daerah tertinggal merupakan masalah yang kompleks. Banyak kendala yang disebabkan oleh faktor internal dari masyarakat tersebut tetapi juga banyak faktor eksternal yang mempengaruhi. Dalam konteks inilah maka pengalaman, pemikiran, dan kebijakan dari berbagai pihak selalu menjadi hal yang berharga untuk dipelajari kembali.

Berangkat dari kesadaran tersebut Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma bermaksud untuk menyelenggarakan Seminar Nasional sebagai forum untuk saling belajar dalam menyelenggarakan pendidikan bagi masyarakat tertinggal. Seminar nasional yang diselenggarakan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi pendidikan bagi masyarakat di daerah tertinggal sehingga percepatan kemajuan daerah tertinggal dapat segera terjadi.

Topik Call of Paper :

  1. Kebijakan, kepemimpinan dan pengembangan profesionalitas guru di daerah 3T.
  2. Pendekatan, inovasi, dan model pendidikan bagi masyarakat daerah 3T.
  3. Pembelajaran, teknologi, dan praktik baik pendidikan bagi masyarakat daerah 3T.
  4. Manajemen pendidikan, kurikulum, hidden curriuculum bagi masyarakat daerah 3T.

Narasumber :

  1. Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A
  2. MY Esti Wjayati
  3. Saur Marlina Manurung, S.Ant.
  4. Kristosimus Yohanes Agawemu
  5. Eny Winarti, Ph.D.


a. Kebijakan, kepemimpinan dan pengembangan profesionalitas guru di daerah 3T.

b. Pendekatan, inovasi, dan model pendidikan bagi masyarakat daerah 3T.

c. Pembelajaran, teknologi, dan praktik baik pendidikan bagi masyarakat daerah 3T.

d. Manajemen pendidikan, kurikulum, hidden curriuculum bagi masyarakat daerah 3T.

View Conference

Seminar Nasional FKIP 2018

Selamat datang di laman Seminar Nasional FKIP Universitas Sanata Dharma 2018!

Universitas Sanata Dharma perlu meningkatkan relevansi dan keunggulan program studi yang sesuai dengan tuntutan zaman. Secara khusus, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikannya merasa penting menganggapi  revolusi industri 4.0. Ada panggilan yang kuat untuk menyiapkan diri menghadapi era tersebut.

View Conference

Seminar on Translation

Seminar on Translation is an annual conference held to disseminate and share thoughts, ideas, and research on translation.

View Conference

South East Asia Design Research (SEA-DR) International Conference

South East Asia Design Research (SEA-DR) International Conference is an international conference concerned primarily with educational design research situated in a South East Asia perspective or in a South East Asia context. The conference also opens the possibility of discussion in other educational studies from broader perspective and context. The conference aims to enhance theory, research, and practice in educational design research through the academic communication.

View Conference