Browse Title Index


 
Scheduled Conference Title
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Peran Generasi Muda dalam Nilai Sosial Gereja Abstract
Arjunadi Raja Guk Guk
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Peran Ibu dalam Pendidikan Anak di Keluarga Abstract
Maria Dwi Saputri, Angela Yayah Rodiah, Carolus Borromeus Mulyatno
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Peran Kearifan Lokal Tentang Kesucian dalam Tradisi Kultural bagi Perjumpaan Antarpribadi di Tengah Tantangan Masyarakat Modern Sekular: Sebuah Refleksi Filosofis Menurut Sayyid Hosein Nasr Abstract
Adrianus Musu Sili
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Peran Manusia dalam Bangunan Etika Deontologi dan Etika Keutamaan Abstract
Wiwin Malinda, Dawam Azhuri
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Peran Media Sosial dalam Pembentukan Identitas Sosial Siswa SMP di Era Digital Abstract
Kristina Marta Noviance
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Peran Perempuan dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Kemanusiaan Menurut Paus Fransiskus Abstract
Margareta Indar Wulandari, Carolus Borromeus Mulyatno, Theresia Ayu Tristiyanti
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 PERAN RELASI TIMBAL BALIK DI ERA GOLBALISASI DALAM PETUAH JAWA DAN LAMAHOLOT Abstract
Dwika Tegar Ardiansah, Yufensia Afriantis Gowo Making, Anselmus Wikan Wicaksana
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Peran Spiritualitas dan Agama bagi Pendidikan Karakter Generasi Digital Abstract
Alfons Seran, Megawati Naibaho
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Peranan Pendamping PIA dalam Memberikan Literasi Digital Kepada Anak The Role of PIA Mentors in Providing Digital Literacy to Children at St. Anthony of Padua Parish, Kotabaru-Anak di Paroki Santo Antonius Padua Kotabaru Abstract
Maria Hubertina Wullo, Ludia Rusten, Roberta Waya Herin, Yosef Maternus, Agustinus Setiyono, Cecilia Paulina Sianipar
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Perdagangan Manusia di Nusa Tenggara Timur dalam Perspektif Homo Sacer Giorgio Agamben Abstract
Saverinus Emanuel Hamat
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Perekat Sosial Adat: Studi Komparatif Solidaritas Toraja dan Lamaholot di Tengah Arus Individualisme Abstract
Renaldi Willi Oktavian, Theofilus Hoga Ruron, Muhammad Iswandi Zainal
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Perjumpaan Ekumenis dalam Komunitas Doa dengan Nyanyian Taizé (DNTZ) UKDW Abstract
Andreas Agung Yubile, Ferdy Rudy Bahari Nadeak, Krisnandi Candra Wijaya
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Perjumpaan Virtual: Analisis Etika Levinas terhadap Interaksi Manusia di Era Digital Abstract
Fransiskus Frendy Styawan, Dominikus Mario Dola Sesar
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Perkembangan Ilmu Pengetahuan: Jejak Sejarah, Klasifikasi, dan Strategi Perkembangan Abstract
Surajiyo Surajiyo
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Perspektif Kearifan Lokal Nosara Batutu dan Sipakatau terhadap kasus Intoleransi di Pare-Pare : Penolakan Sekolah Kristen Gamaliel Abstract
Dominggus Madeira Soares, Klaudius Regis Selang, Abraham Ongan
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Pesan Moral Petuah dari Budaya Jawa dan Manggarai dalam Menjawab Tantangan Generasi Z Abstract
Elga Jendrianus Ten, Hedwigis N. Indriani, Marianus Erwin Nakang
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Petuah Adat sebagai Paradigma Etika Hidup Berkelanjutan: Studi atas Ungkapan Ina Tua Timu Ama Baho Lein dan Inaté Amaté Genâ Ola, Ola Kaé Todé Tai Abstract
Wilhelmus Oka Saja Beding, Nikolaus Tada Kotan, Remigius Kedang Roma
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Philosophical Analysis of “Rakka Batu Tuo Na Olai Kada Mesa”: The Foundation of Collectivism and Challenges of Modernity in Mamasa Society Abstract
KRISTIAN KRISTIAN
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Pikiran Manusia atau Kecerdasan Buatan: Siapa yang Lebih Layak Mengatur Masa Depan? Abstract
George Glinca Jung Tena
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 PRAKTIK TENUN RAMAH LINGKUNGAN: INTEGRASI NILAI EKOLOGIS DALAM PEMBUATAN SARUNG ENDE-LIO Abstract
Ermelinda Putri Mbindi
 
Seminar Nasional Filsafat 2024 Prinsip Solidaritas dalam Caritas in Veritate sebagai tanggapan atas Judi Online Abstract
Yohanes Yudit
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Produk Demokrasi Elektoral Berbasis Popularitas dan Tirani Meritokrasi Menurut Michael Sandel Abstract
Antonius Guntramus Plewang
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Proverb as a Reflection of Moral and Cultural Values: A Comparative Study of Javanese and Lamaholot Proverbs Abstract
Fransiscus Xaverius Fallo, Gregorius Subang Putra, Robet Silalahi
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 REDISTRIBUSI SEBAGAI JALAN MENGATASI KETIDAKADILAN KAPITALISME BERDASARKAN PEMIKIRAN NANCY FRASER Abstract
Redemptus Lue Roma
 
Seminar Nasional Filsafat 2025 Refleksi Etika Biblis Menanggapi Risiko Kerusakan Lingkungan Akibat Proyek Geotermal di Ende, Nusa Tenggara Timur Abstract
Bobby Steven Octavianus Timmerman, Bernardus Bria Seran, Bofry Wahyu Samosir, Yohanes Oktantra Prasetya
 
151 - 175 of 218 Items << < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 
">
#13-1-2026 - 15.02 PM awal 2026 menjadi titik balik cara pemain mengelola sesi tren awal tahun mengarah pada pola bermain yang lebih stabil perubahan pola bermain digital terlihat sejak awal tahun ini pendekatan bermain terkontrol mulai mendominasi tren 2026 data awal tahun memperlihatkan perubahan preferensi pemain pengamatan awal 2026 menunjukkan pergeseran strategi bermain tren baru menunjukkan pemain lebih mengutamakan keseimbangan awal tahun menjadi fase penyesuaian pola bermain digital riset awal tahun menyoroti evolusi cara bermain pemain digital perubahan tren bermain mulai terlihat di berbagai komunitas pendekatan bermain yang lebih tertata mulai diterapkan pemain menjaga ritme sesi menjadi perhatian utama pemain digital pola bermain lebih stabil dinilai memberi rasa kontrol pendekatan bertahap membantu pemain mengelola dinamika mengatur tempo secara konsisten menjadi kebiasaan baru pemain studi awal menunjukkan cara bermain yang lebih seimbang pemain berpengalaman lebih memilih pendekatan terukur pendekatan bermain adaptif kian diperhatikan di awal tahun mengelola sesi dengan ritme stabil menjadi fokus evaluasi perubahan cara bermain digital mencerminkan tren baru mengapa banyak pemain mengubah cara bermainnya di awal 2026 pendekatan tenang justru membantu pemain membaca pola lebih jelas bukan intensitas konsistensi justru mulai diutamakan pemain cara baru pemain menyikapi dinamika permainan digital pendekatan sederhana mulai menggeser gaya bermain lama alasan pemain lebih menahan tempo di awal tahun ini perubahan kecil dalam ritme bermain mulai memberi dampak besar pendekatan stabil dinilai memberi kontrol lebih baik pemain tidak lagi mengejar kecepatan seperti tahun sebelumnya mengelola tempo menjadi fokus baru pemain digital riset awal 2026 mengungkap pola bermain yang lebih terkendali analisis data menunjukkan pergeseran strategi bermain digital studi lapangan menyoroti adaptasi pemain terhadap pola sesi evaluasi perilaku digital mengarah pada strategi lebih seimbang data terkini mengungkap cara pemain menjaga stabilitas sesi analisis awal tahun memperlihatkan pola bermain yang lebih terstruktur riset digital mengungkap perubahan cara pemain membaca pola pendekatan adaptif dinilai efektif menghadapi variasi permainan studi perilaku menunjukkan pemain lebih menghindari tekanan berlebih evaluasi tren digital menunjukkan fokus baru pada ritme evaluasi awal tahun menunjukkan perubahan pola bermain digital analisis perilaku pemain mengarah pada pendekatan yang lebih terukur studi digital mengungkap pentingnya menjaga ritme dalam sesi bermain pengamatan awal 2026 memperlihatkan pola bermain yang lebih stabil riset perilaku menunjukkan konsistensi mulai menjadi preferensi utama pendekatan sistematis dinilai relevan menghadapi dinamika permainan data awal tahun menggambarkan perubahan cara pemain mengelola sesi analisis tren digital menyoroti pergeseran gaya bermain studi awal mengungkap adaptasi pemain terhadap pola baru evaluasi sesi bermain menunjukkan fokus baru pada stabilitas fenomena bermain lebih tenang mulai terlihat di awal tahun ini banyak pemain mulai menata ulang cara mengatur ritme bermain perubahan gaya bermain digital menjadi sorotan awal 2026 pendekatan bertahap semakin sering digunakan pemain berpengalaman pola bermain lebih rapi mulai mendominasi preferensi pemain pengamatan digital menunjukkan pemain lebih menjaga alur sesi fenomena konsistensi bermain menarik perhatian pengamat digital awal tahun menjadi momen evaluasi cara bermain digital perubahan ritme bermain terlihat di berbagai platform pemain mulai lebih selektif dalam mengatur tempo bermain arah baru pola bermain digital mulai terlihat di awal tahun 2026 evaluasi kebiasaan pemain menunjukkan perubahan cara mengelola sesi pendekatan bermain lebih terkendali kian mendapat perhatian analisis tren awal tahun mengungkap pola bermain yang lebih rapi studi digital menyoroti cara pemain menjaga konsistensi ritme perubahan gaya bermain mulai terlihat di berbagai platform digital data awal tahun menunjukkan pemain lebih selektif mengatur tempo pendekatan sistematis dinilai membantu menjaga stabilitas sesi riset awal 2026 mengungkap cara pemain menyikapi dinamika permainan pengamatan digital menunjukkan pergeseran fokus dari intensitas ke ritme mengapa banyak pemain mulai mengubah cara bermainnya tahun ini pendekatan tenang perlahan menggeser gaya bermain lama analisis perilaku digital mengungkap alasan pemain lebih menahan tempo studi awal tahun menunjukkan cara baru pemain membaca pola perubahan kecil dalam ritme bermain mulai menarik perhatian pola bermain stabil kian dianggap relevan di tengah tren baru pendekatan bertahap dinilai memberi kontrol lebih baik bagi pemain data lapangan mengungkap cara pemain menjaga sesi tetap seimbang evaluasi awal 2026 menyoroti adaptasi pemain terhadap perubahan pola riset digital memperlihatkan cara pemain menghindari tekanan berlebih


Flag Counter